Indonesian Mining Association

  • Create an account
    *
    *
    *
    *
    *
    Fields marked with an asterisk (*) are required.

EKSPOR AMMAN MINERAL: Kuota Dipangkas 64,5%t

E-mail Print PDF

By Lucky L Leatemia

JAKARTA - Pemerintah memangkas kuota ekspor konsentrat tembaga PT Amman Mineral Nusa Tenggara, sebelumnya PT Newmont Nusa Tenggara, sebanyak 64,5% untuk periode ekspor hingga Januari 2017.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Bambang Gatot Ariyono mengatakan rekomendasi surat persetujuan ekspor (SPE) sudah diterbitkan pekan lalu. Namun, jatah volumenya hanya 149.000 ton, jauh berkurang dari kuota sebelumnya yang mencapai 419.757 ton.

"Volumenya disesuaikan jadi sekitar sepertiga. Nanti [jangka waktu rekomendasi) sampai 12 Januari 12017]," katanya di gedung DPR RI, Selasa (22/11).

Periode tersebut sesuai dengan batas akhir ekspor mineral olahan yang habis pada 12 Januari 2017 sesuai dengan Permen ESDM No. 1/2014. Adapun pemerintah masih menggodok regulasi baru yang bakal merelaksasi tenggat waktu tersebut.

Juru bicara Amman Mineral Rubi Purnomo membenarkan bahwa pihaknya telah mendapatkan perpanjangan rekomendasi dari Kementerian ESDM. Proses penerbitan izin pun sedang berjalan. "Saat ini kami sedang proses untuk izin ekspornya di Kementerian Perdagangan," katanya kepada Bisnis.

Adapun izin ekspor Amman Mineral yang masih berlaku saat ini akan berakhir besok, Rabu (23/11). Apabila tidak ada hambatan, periode izinnya akan langsung diperpanjang tanpa terputus.

Rekomendasi SPE konsentrat tembaga dari Kementerian ESDM diperoleh pertama kali pada 18 September 2014 hingga 18 Maret 2015 dengan kuota sebanyak 304.515 ton. Rekomendasi itu kemudian diperpanjang lagi selama enam bulan hingga 18 September 2015 dengan kuota yang meningkat menjadi 477.000 ton.

Setelah itu, kegiatan ekspor perusahaan sempat terhenti selama dua bulan hingga akhirnya SPE kembali terbit pada 18 November 2015 dengan jatah ekspor sebanyak 430.000 ton sebelum berkurang menjadi 419.757 pada Mei 2016.

Adapun tertundanya rekomendasi itu dikarenakan belum terpenuhinya persyaratan yang diminta pemerintah. Salah satunya tentang kejelasan kerja sama pembangunan smelter dengan PT Freeport Indonesia.

Seperti diketahui, sejak masih. dikendalikan Newmont Mining Corporation, Amman Mineral bekerja sama dengan Freeport dalam membangun smelter. Namun, perkembangannya berjalan lambat.

Kendati pemilik baru telah menyatakan akan membangun smelter sendiri, Kementerian ESDM masih mengakui adanya kerja sama antara Amman Mineral dengan Freeport.

Terkait dengan pemilik baru, 822% saham Amman Mineral saat ini dimiliki oleh PT Amman Mineral Internasional dan sisanya sebesar 17,8% masih dimiliki oleh PT Pukuafu Indah sebagai pemilik lama.

Amman Mineral Internasional adalah perusahaan Indonesia yang sahamnya dikendalikan oleh AP Investment dan PT Medco Energi Internasional Tbk. Dalam proses transaksi pembelian saham Newmont, Amman Mineral Indonesia didukung konsorsium perbankan Indonesia dan internasional.

Rachmat Makkasau ditunjuk kembali oleh pemegang saham baru untuk menjadi Presiden Direktur Amman Mineral. "Dengan pengetahuan dan keahlian yang kami miliki sebagai perusahaan tambang nasional dengan reputasi yang baik, kami optimistis Amman Mineral akan tetap menjadi pemimpin dalam industri pertambangan melalui penerapan teknologi terkini dan praktik penambangan berwawasan kelestarian lingkungan serta operasi yang berkelanjutan." ujar Rachmat.

 Sumber : Bisnis Indonesia, 23 November 2016

Last Updated ( Wednesday, 23 November 2016 10:03 )
 

Govt Considers Allowing Freeport to Choose IPO over Divestment

E-mail Print PDF

By JP/ Fedina S. Sundaryani

The government is sounding out the idea of including an initial public offering (IPO) among the share sales options in the obligatory renegotiation of contract extension, a move that will allow mining companies including Freeport Indonesia to go public in the near future.

The existing regulations require a foreign mining companies operating in Indonesia to divest between 25 to 51 percent of their shares, depending on the permit they possess, to local shareholders as part of requirements in the their operating contract renegotiation.

However, there have been bumps in the road for the contract renegotiation of several mining companies. Including PT Freeport Indonesia, which is obligated to divest up to 30 percent of its shares before its ton-tract ends in 2021.

Energy and Mineral Resources Minister Ignasius Jonan, according to ministry spokesperson Su-jatmiko, had expressed the idea of using an IPO mechanism after conducting a meeting with mining industry players recently.

"This could be a possible method for divestment, especially for those that have not been agreed upon could be resolved through an IPO." Sujatmiko said on Friday.

Although Sujatmiko did not directly refer to Freeport, the US gold and copper giant has been reportedly in a tug of war with the ministry over the divestment price. This year. Freeport Indonesia must sell a 10.64 percent stake to the government

Freeport Indonesia offered USS 1.7 billion of shares in January with the assumption that its operating contract would be extended to 2041. However, the government objected as the offering price was too high, and the regulations stipulated that the divestment value must be based on cumulative-investment funds spent from the exploration phase until the divestment year, minus accumulated depreciation and financial liabilities.

US-based Freeport Mcmoran owns 90.64 percent of Freeports shares while another 9.36 percent are owned by the Indonesian government. It operates the Grasberg mining site, in Papua, the largest gold and third-largest copper mine in the world.

However, before seeing the mechanism take place, the ministry must first prepare an additional regulation on the IPO option, Sujatmiko further said. The ministry would only start arranging the IPO regulation if the substance of the divestment process could be agreed upon by both the government and the mining companies.

Responding to the idea, mining and energy law expert Bisman Bhaktiar warned that an IPO was a deviation against the very principle of the divestment as it would not give a guarantee that the divested shares would be bought out by national entities.

"The main point of the divestment is to ensure that a certain percentage of the shares is absorbed domestically through the government or a state-owned enterprise, among others. An IPO caqnot guarantee this," he told The Jakarta Post.

According to the existing regulation, share-purchase priority is given to the central government, provincial government and regency or municipal administration. State-owned enterprises and local administration enterprises are given second priority, while last priority is given to private national entities.

Alternatively, Bisman said, the government could consider a limited-auction process instead of an IPO.

Freeport Indonesia spokesperson Riza Pratama declined to respond to the IPO plan. However, he said the company’s divestment price was based on a Tnarket-value analysis and the Grasberg mining operation, in addition to its right to contract extension. "We will continue to look into and respond to everyone of the responses we receive from the government," he said.

 Source : The Jakarta Post, November 19, 2016

Last Updated ( Wednesday, 23 November 2016 09:37 )
 

Freeport Indonesia Appoints Former Air Force Official As New Chief

E-mail Print PDF

Indonesia's biggest copper miner PT Freeport Indonesia has appointed former Indonesian air force chief of staff Chappy Hakim as its new chief executive, company spokesman said on Sunday.

The decision by the unit of US miner Freeport-McMoRan Inc comes amid efforts to extend its contract to operate the giant Grasberg copper mine in the Indonesian province of Papua.

The chief executive position has been vacant since previous head of the company left in January.

"The appointment was done after consultation with the Indonesian government and (we are) in the process of obtaining an official approval from shareholders," said Riza Pratama, Freeport Indonesia spokesman.

Hakim, a veteran air force pilot, was the Indonesian Air Force chief of staff from 2002 to 2005.

Freeport wants assurances on a contract extension before investing $18 billion to expand its operations, including underground, but under existing laws cannot legally begin talks on a contract extension until 2019.

The nation's existing 2009 mining law is expected to be revised by parliament this year.

 Source : REUTERS, November 19, 2016

Last Updated ( Wednesday, 23 November 2016 09:31 )
 

Chappy Hakim Jadi Presdir Freeport

E-mail Print PDF

JAKARTA - Chappy Hakim, mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara, ditunjuk sebagai Presiden Direktur PT Freeport Indonesia. Kursi ini kosong sejak Maroef Sjamsoeddin mengundurkan diri per 18 Januari 2016.

Pasca penunjukan presiden direktur ini, Freeport diharapkan segera menandatangani amandemen kontrak karya dan melaksanakan kewajiban membangun smelter di Indonesia.

Informasi mengenai penunjukan Chappy sebagai Presdir PT Freeport Indonesia (PTFI) ini berdasarkan memo dari Richard C Adkerson, President and Chief Executive . Officer Freeport-McMoRan Inc-perusahaan induk PTFI-yang ditujukan kepada semua organisasi PTFI. Dalam memo itu Richard menyatakan, Chappy Hakim akan ditunjuk sebagai Presdir PTFI setelah berkonsultasi dengan Pemerintah Indonesia dan sedang dalam proses persetujuan dari para pemegang saham. Chappy juga disebut menjabat sebagai penasihat senior PTFI sejak Agustus 2016.

Saat dihubungi dari Jakarta, Minggu (20/11), Vice President Corporate Communication PTFI Riza Pratama membenarkan, Chappy Hakim akan ditunjuk sebagai Presdir PTFI yang baru. Namun, Riza tidak menjawab ketika ditanya kapan jabatan Presdir PTFI itu secara resmi diduduki Chappy Hakim.

"Pak Chappy Hakim akan ditunjuk sebagai Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Penunjukan tersebut telah dilakukan setelah berkonsultasi dengan Pemerintah Indonesia dan sedang dalam proses untuk memperoleh persetujuan resmi dari pemegang saham," ujar Riza.

Chappy Hakim tak menjawab pertanyaan Kompas saat dikonfirmasi lewat pesan singkat perihal penunjukan dirinya sebagai Presdir PTFI yang baru. Selama ini, Chappy kerap menulis pemikirannya mengenai transportasi udara di sejumlah media massa dan menulis sejumlah buku mengenai hal tersebut

Secara terpisah. Direktur Center for Indonesian Resources Strategic Studies Budi Santoso berpendapat, terpilihnya Presdir PTFI yang tak punya latar belakang pertambangan semakin menunjukkan kemampuan manajerial, pengambilan kebijakan, serta jejaring politik lebih dibutuhkan. Tugas utama presdir baru adalah menjamin kelanjutan operasi PTFI yang bakal berakhir pada 2021 dengan model perizinan izin usaha pertambangan khusus (IUPK). Mengacu pada Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, semua kontrak karya harus diamandemen menjadi IUPK.

"Apabila nasib kelanjutan operasi sudah beres, persoalan -persoalan yang menyangkut divestasi saham atau pembangunan smelter akan mengikuti saja Artinya, itu akan menjadi tugas berikutnya" kata Budi.

PTFI adalah perusahaan tambang yang beroperasi sejak 1974 di Kabupaten Mimika Papua Pada laman PTFI disebutkan, kompleks tambang PTFI yang dikenal dengan nama Grasberg merupakan salah satu penghasil tunggal tembaga dan emas terbesar di dunia

Presdir PTFI sebelumnya Maroef Sjamsoeddin, merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Udara Maroef yang diangkat sebagai Presdir PTFI pada 7 Januari 2015 pernah menjabat Wakil Kepala Badan Intelijen Negara periode 2012-2014.

Pada November 2015, Maroef menggencarkan publik melalui rekaman pembicaraan dengan Ketua DPR Setya Novanto dan pengusaha Riza Chalid. Dalam kasus yang dikenal publik sebagai kasus "papa minta saham" itu muncul dugaan pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden terkait renegosiasi kontrak PTFI. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral saat itu. Sudirman Said, melapor ke Mahkamah Kehormatan Dewan dan menyerahkan bukti rekaman suara. Belakangan, kasus dinyatakan selesai.

 Sumber : KOMPAS, 21 November 2016

Last Updated ( Wednesday, 23 November 2016 09:24 )
 
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »
Page 1 of 792